PT Transportasi Jakarta (Transjakarta)

  • Tanggal Dipublish:
  • Kategori:
    S1, Semua Jurusan, SWASTAS1, Semua Jurusan, SWASTA
  • Lokasi:
    Jakarta
  • Tipe Pekerjaan:
    Full Time
  • Pendidikan:
    S1
  • Pengalaman:
    4 - 10 Tahun

Pesan sponsor

Transjakarta adalah sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan, yang beroperasi sejak tahun 2004 di Jakarta, Indonesia. Sistem ini didesain berdasarkan sistem TransMilenio di Bogota, Kolombia. Transjakarta dirancang sebagai moda transportasi massal pendukung aktivitas ibu kota yang sangat padat. Transjakarta merupakan sistem BRT dengan jalur lintasan terpanjang di dunia (230,9 km), serta memiliki 243 halteyang tersebar dalam 13 koridor (jalur), yang awalnya beroperasi dari 05.00 – 22.00 WIB, dan kini beroperasi 24 jam di seluruh koridornya.


1. Kepala Divisi

1. Kepala Divisi Keselamatan

Tugas Pokok dan Fungsi

  • Melakukan evaluasi penilaian atas risiko maupun kejadian yang mungkin timbul maupun yang telah timbul pada keseluruhan proses bisnis, baik dari internal maupun eksternal.
  • Memastikan bahwa Transjakarta telah mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh regulator, badan sertifikasi, maupun pihak lainnya melalui gagasan dan prosedur program mitigasi yang mencakup usaha preventif dan usaha korektif baik untuk incident maupun accident.
  • Mengimplementasikan ketentuan, standar dan regulasi keselamatan yang berlaku melalui pengawasan dan pelaksanaan inspeksi di setiap unit, termasuk identifikasi potensi risiko keselamatan pada seluruh proses bisnis baik secara internal maupun eksternal.
  • Menginisiasi investigasi kecelakaan dan memastikan bahwa seluruh hasil temuan ditindaklanjuti melalui monitoring pelaksanaan rekomendasi dari hasil mitigasi risiko yang telah disusun.
  • Melaksanakan pertemuan rutin dengan divisi dan departemen terkait untuk pembahasan mengenai keselamatan serta tindakan yang harus diambil agar tidak merugikan perusahaan.
  • Memastikan internalisasi yang berkaitan dengan keselamatan, baik program mitigasi preventif maupun korektif serta program-program internalisasi lain yang bertujuan agar seluruh karyawan dapat memahami dan menjalankan seluruh aspek keselamatan di dalam lingkungan pekerjaannya.
  • Mengoordinasikan pelaksanaan sosialiasi rutin mengenai keselamatan yang harus dijaga setiap saat dalam setiap kegiatan sehari-hari perusahaan, baik pihak internal maupun eksternal (operator, tenant dan penyedia).
  • Memastikan bahwa seluruh karyawan telah memiliki kapabilitas yang dibutuhkan untuk menjalankan proses bisnis dengan mengedepankan aspek keselamatan melalui pelatihan, sertifikasi dan lainnya.

Kualifikasi

  • Minimal Pendidikan Sarjana (S1) pada bidang Teknik Industri/Teknik Lingkungan/Kesehatan Masyarakat/K3.
  • Memiliki pengalaman dibidang K3 minimal 8-10 tahun.
  • Memiliki keahlian atau pelatihan K3 Umum.
  • Memiliki kemampuan dalam mengelola stakeholder baik internal dan eksternal dengan baik.
  • Memiliki kemampuan berpikir startegis untuk mengelola, memonitor serta mengembangkan program maupun mitigasi risiko terkait keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

2. Kepala Departemen / Senior Spesialis

2. Kepala Departemen Edukasi Keselamatan

Tugas Pokok dan Fungsi

  • Menginternalisasi pemahaman terkait program mitigasi baik preventif maupun korektif agar seluruh karyawan dapat memahami dan menjalankan di dalam lingkungan pekerjaannya.
  • Mengoordinasikan pelaksanaan sosialiasi rutin terkait aspek keselamatan yang harus dijaga setiap saat dalam setiap kegiatan sehari-hari perusahaan, baik terhadap pihak internal maupun eksternal (operator, tenant dan penyedia).
  • Mensupervisi dan memfasilitasi kebutuhan pelatihan, sertifikasi, pelaksanaan kurikulum, modul, dan keperluan lain yang dibutuhkan oleh karyawan agar keselamatan proses bisnis di Transjakarta senantiasa terjaga.
  • Membuat dan memonitor aktivasi serta internalisasi nilai-nilai keselamatan agar terciptanya kesadaran terkait pentingnya keselamatan pada proses bisnis Transjakarta.
  • Membina keikutsertaan karyawan terhadap perkembangan standar keselamatan dan memastikan bahwa karyawan memahami aspek-aspek keselamatan pada lingkup kerjanya serta pentingnya terhadap bisnis perusahaan.

Kualifikasi

  • Minimal Gelar Sarjana (S1) pada bidang Teknik Industri/Teknik Lingkungan/Kesehatan Masyarakat/K3/ Manajemen/ Psikologi.
  • Memiliki pengalaman minimal 6-8 tahun.
  • Memiliki kemampuan presentasi dan komunikasi yang baik.
  • Memiliki kemampuan dalam mengelola stakeholder baik internal dan eksternal dengan baik.
  • Memiliki kemampuan berpikir startegis untuk mengelola, memonitor serta mengembangkan program maupun mitigasi risiko terkait keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

3. Kepala Departemen Standar Keselamatan

Tugas Pokok dan Fungsi

  • Melakukan identifikasi dan analisis risiko maupun kejadian yang mungkin timbul pada keseluruhan proses bisnis, baik dari internal maupun eksternal.
  • Menyusun gagasan program mitigasi yang mencakup usaha preventif dan usaha korektif baik untuk kejadian incident maupun accident pada proses bisnis Transjakarta berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan.
  • Menyusun prosedur baku pada seluruh tindakan preventif dan korektif untuk kejadian incident maupun accident pada proses bisnis Transjakarta.
  • Melakukan pembaharuan terhadap penilaian risiko maupun kejadian yang timbul berdasarkan analisis dan rekomendasi yang diperoleh pada saat implementasi secara berkala.
  • Melakukan pembaharuan maupun penyempurnaan terkait rencana program mitigasi yang mencakup usaha preventif dan usaha korektif baik untuk kejadian incident maupun accident pada proses bisnis berdasarkan hasil analisis implementasi dan rekomendasi yang didapatkan.
  • Melakukan pembaharuan maupun penyempurnaan pada prosedur terkait tindakan preventif dan korektif untuk kejadian incident maupun accident pada proses bisnis Transjakarta berdasarkan analisis maupun rekomendasi yang diterima.

Kualifikasi

  • Minimal Pendidikan Sarjana (S1) pada bidang Teknik Industri/Teknik Lingkungan/Kesehatan Masyarakat/K3.
  • Memiliki pengalaman dibidang K3 minimal 6-8 tahun.
  • Memiliki keahlian atau pelatihan K3 Umum.
  • Memiliki kemampuan dalam mengelola stakeholder baik internal dan eksternal dengan baik.
  • Memiliki kemampuan berpikir startegis untuk mengelola, memonitor serta mengembangkan program maupun mitigasi risiko terkait keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

3. Kepala Seksi / Spesialis

5. Kepala Seksi Manajemen Risiko Proyek
Tugas Pokok dan Fungsi

  1. Menjalankan Penerapan Risk Project mulai dari konsep awal sampai dengan implementasi dan monitoring.
  2. Melakukan monitoring pelaksanaan Pengadaan dan proses bisnisnya.
  3. Penerapan Manajemen Risiko seluruh unit kerja perusahaan dan membuat Laporan.
  4. Membuat kajian risiko terkait projek strategis.
  5. Menyusun Profil Risiko, KRI, dan Top Risk.
  6. Menyusun konsep dan menjalankan workshop, kurikulum, dan pengembangan risk awareness perusahaan.

Kualifikasi

  1. Pendidikan minimal S1.
  2. Pengalaman Manajemen Risiko minimal 5 tahun (spesialis).
  3. Pengalaman implementasi Project Risk dan Risk Based Budgeting.
  4. Diutamakan memiliki Pengalaman monitoring/audit pengadaaan.
  5. Diutamakan memahami proses bisnis transportasi publik.
  6. Diutamakan memiliki sertifikasi atau pernah mengikuti diklat risk management khusus non – institusi keuangan pada lembaga kredibel.
  7. Dapat bekerjasama dalam tim, komunikatif, berkepribadian menyenangan, gesit, stamina baik, teliti, bertanggungjawab, giat belajar hal hal baru, terbiasa menjalani jam kerja panjang.

6. Spesialis Manajemen Risiko – IT / Konstruksi
Tugas Pokok dan Fungsi

  1. Melaksanakan Penerapan Risk Project mulai dari konsep awal sampai dengan implementasi dan monitoring.
  2. Membuat kajian dan melakukan monitoring pelaksanaan Pengadaan dan proses bisnisnya mulai dari tahap perencanaan sampai tahap implementasi.
  3. Melaksanakan Penerapan BCMS mulai dari konsep awal sampai dengan implementasi dan monitoring.
  4. Membuat kajian risiko terkait IT dan lainnya.
  5. Menyusun Profil Risiko, KRI, dan Top Risk.
  6. Menyusun konsep dan menjalankan workshop, kurikulum, dan pengembangan risk awareness perusahaan.

Kualifikasi

  1. Pendidikan minimal S1 Teknik Informatika/Komputer/Sejenis untuk IT,  Pendidikan minimal S1 Teknik Sipil/Arsitektur untuk Konstruksi.
  2. Pengalaman minimal 5 Tahun di Bidang Teknologi Informasi (IT Governance/ Audit) atau Konstruksi dan 2 tahun diantaranya terkait ERM ISO 31000.
  3. Diutamakan memiliki Pengalaman monitoring/audit pengadaaan.
  4. Diutamakan pengalaman mengimplementasikan Business Continuity Management System dan Project Risk.
  5. Mengerti konsep penyusunan KRI, Profil Risiko, Laporan Monitoring Penanganan Risiko.
  6. Diutamakan memahami Proses Bisnis Transportasi Publik.
  7. Diutamakan bersertifikasi manajemen risiko (ISO 31000), atau pernah mengikuti diklat risk management khusus non – institusi keuangan pada lembaga kredibel.
  8. Dapat bekerjasama dalam tim, komunikatif, berkepribadian menyenangan, gesit, stamina baik, teliti, bertanggungjawab, giat belajar hal hal baru, terbiasa menjalani jam kerja panjang.

7. Spesialis Manajemen Risiko – Keuangan, Hukum, Bisnis
Tugas Pokok dan Fungsi

  1. Membuat kajian dan melakukan monitoring pelaksanaan Pengadaan dan proses bisnisnya mulai dari tahap perencanaan sampai tahap implementasi.
  2. Penerapan Manajemen Risiko seluruh unit kerja perusahaan dan membuat Laporan.
  3. Menjalankan Penerapan Risk Based Budgeting dan Risk Project mulai dari konsep awal sampai dengan implementasi dan monitoring.
  4. Membuat kajian risiko terkait regulasi, keuangan, anggaran, dan bisnis.
  5. Menyusun Profil Risiko, KRI, dan Top Risk.
  6. Menyusun konsep dan menjalankan workshop, kurikulum, dan pengembangan risk awareness perusahaan.

Kualifikasi

  1. Pendidikan minimal S1.
  2. Pengalaman Minimal 5 tahun di bidang Audit/ Finance/ Hukum/ Bisnis atau yang berhubungan, dan 2 tahun diantaranya terkait ERM ISO 31000.
  3. Diutamakan memiliki Pengalaman monitoring/audit pengadaaan.
  4. Diutamakan pengalaman implementasi Risk Based Budgeting dan Project Risk.
  5. Diutamakan memahami proses bisnis transportasi publik.
  6. Diutamakan memiliki sertifikasi atau pernah mengikuti diklat risk management khusus non – institusi keuangan pada lembaga kredibel.
  7. Dapat bekerjasama dalam tim, komunikatif, berkepribadian menyenangan, gesit, stamina baik, teliti, bertanggungjawab, giat belajar hal hal baru, terbiasa menjalani jam kerja panjang.

8. Spesialis Manajemen Risiko – Procurement
Tugas Pokok dan Fungsi

  1. Melaksanakan Penerapan Risk Project mulai dari konsep awal sampai dengan implementasi dan monitoring.
  2. Membuat kajian dan melakukan monitoring pelaksanaan Pengadaan dan proses bisnisnya mulai dari tahap perencanaan sampai tahap implementasi.
  3. Melaksanakan Penerapan BCMS mulai dari konsep awal sampai dengan implementasi dan monitoring.
  4. Membuat kajian risiko terkait Konstruksi, Transportasi, dan lainnya.
  5. Menyusun Profil Risiko, KRI, dan Top Risk.
  6. Menyusun konsep dan menjalankan workshop, kurikulum, dan pengembangan risk awareness perusahaan.

Kualifikasi

  1. Pendidikan minimal S1 Akuntansi/Bisnis/Sejenis.
  2. Pengalaman minimal 5 Tahun di Bidang Procurement dan 2 tahun diantaranya terkait ISO 31000 ERM.
  3. Diutamakan memiliki Pengalaman monitoring/audit pengadaaan.
  4. Diutamakan memiliki sertifikasi pelatihan pengadaan barang dan jasa.
  5. Diutamakan mengerti konsep penyusunan KRI, Profil Risiko, Laporan Monitoring Penanganan Risiko.
  6. Diutamakan memahami Proses Bisnis Transportasi Publik.
  7. Diutamakan bersertifikasi manajemen risiko (ISO 31000), atau pernah mengikuti diklat risk management khusus non – institusi keuangan pada lembaga kredibel.
  8. Dapat bekerjasama dalam tim, komunikatif, berkepribadian menyenangan, gesit, stamina baik, teliti, bertanggungjawab, giat belajar hal hal baru, terbiasa menjalani jam kerja panjang.

4. Analis / Koordinator

9. Analis Manajemen Risiko – Project Risk
Tugas Pokok dan Fungsi

  1. Penerapan Manajemen Risiko seluruh unit kerja perusahaan dan membuat Laporan.
  2. Menjalankan Penerapan Risk Project mulai dari konsep awal sampai dengan implementasi dan monitoring.
  3. Melakukan monitoring pelaksanaan pengadaan dan proses bisnisnya.
  4. Membuat kajian risiko, menyusun Profil Risiko, KRI, dan Top Risk.
  5. Menyusun konsep dan menjalankan workshop, kurikulum, dan pengembangan risk awareness perusahaan.

Kualifikasi

  1. Pendidikan minimal S1.
  2. Pengalaman Manajemen Risiko minimal 4 tahun (Analis), 3 tahun diantaranya terkait ERM ISO 31000.
  3. Diutamakan pengalaman pada Project Risk
  4. Diutamakan memiliki Pengalaman monitoring/audit pengadaaan
  5. Diutamakan memiliki sertifikasi atau pernah mengikuti diklat risk management khusus non – institusi keuangan pada lembaga kredibel.
  6. Dapat bekerjasama dalam tim, komunikatif, berkepribadian menyenangan, gesit, stamina baik, teliti, bertanggungjawab, giat belajar hal hal baru, terbiasa menjalani jam kerja panjang.

Semua Pelamar WAJIB melampirkan

  1. Berkas Lamaran Standar (Surat Lamaran, Riwayat Hidup, Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, Ijazah, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), serta berkas pendukung lainnya),
  2. Kelengkapan Berkas yang diminta sesuai Posisi yang diajukan, dan
  3. Surat Keterangan Bebas NARKOBA yang dikeluarkan oleh BNN (Badan Narkotika Nasional) atau RSKO (Rumah Sakit Ketergantungan Obat).

Catatan : Proses seleksi tidak dipungut biaya dan Lamaran akan ditutup setelah kebutuhan lowongan kerja terpenuhi. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 021-80879449.

Pesan sponsor


Tagged: