Pasang Iklan

Pengetahuan Dasar Nabung Saham Mulai dari 100 ribu/bulan

DISNAKERJA.com – Sebelum kita masuk ke pembahasan, lebih baik kita mengenal terlebih dahulu, apa itu saham? Saham adalah dokumen berharga yang menunjukan atas kepemilikan sebuah perusahaan. Dalam artian, jika Anda membeli saham sebuah perusahaan, berarti Anda juga telah memiliki perusahaan tersebut sesuai proporsi yang Anda beli. Sangat menarik bukan? Nah sebelum membaca lebih lanjut, ada disclaimer yang harus disimak secara seksama.

Disclaimer

  1. Informasi ini ditunjukan untuk pemula.
  2. Analisa yang disampaikan untuk tujuan investasi jangka panjang, bukan trading jangka pendek.
  3. Hanya informasi bukan rekomendasi sekuritas atau saham tertentu.

Menurut Wikipedia.

Saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan. Dengan menerbitkan saham, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk ‘menjual’ kepentingan dalam bisnis – saham – dengan imbalan uang tunai. – Wikipedia.

Nah lalu apa keuntungannya, jika kita telah memiliki saham disebuah perusahaan? Tentu, Anda akan mendapatkan keuntungan melalui kenaikan harga saham dan berhak atas pembagian dividen.

Apa itu Nabung Saham?

Nabung saham adalah sebuah investasi yang dilakukan secara rutin dan konsisten dalam waktu jangka panjang. Sama halnya seperti menabung pada umumnya, dengan menyisihkan penghasilan setiap bulan untuk membeli saham.

Lalu, berapa modal yang disiapkan jika ingin menabung saham?

Pertanyaan seperti ini paling sering ditanyakan oleh calon investor saham yang baru belajar cara membeli saham online. Lalu berapa jumlah yang diperlukan untuk mulai menabung saham? Apakah seratus juta? Sepuluh juta? Satu juta? Katanya harus modal ratusan juta agar bisa untung banya.

Itu adalah asumsi umum yang sering kita dengar, bahwa untuk menabung saham hanya untuk orang-orang yang kaya. Padahal nyatanya, tidak demikian. Padahal untuk menabung saham bisa mulai dari 100 ribu. Mari kita simak analisanya.

Dalam perdagangan saham kita bertransaksi dalam jumlah minimal 1 lot atau 100 lembar. Aturan ini di bursa bisa berubah, namun saat kita menulis artikel ini, 1 lot saham adalah 100 lembar.

Illustrasinya seperti ini, jika harga saham PT A = Rp5,00/lembar, maka minimal modal untuk membeli saham adalah Rp50,000. Nah dengan kita menyisihkan 100 ribu/bulan, kita sudah bisa memebeli 2 lot saham setiap bulannya, lebih murah dari pada biaya kouta internet yang kita keluarkan setiap bulannya, bukan?

Tertarik untuk menabung saham mulai sekarang?

Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana caranya menabung saham? Akan kita bahas di artikel berikutnya ya.